Selasa, 23 Juni 2015
Syarat menjadi Franchise Indomaret, dan perhitungan BEP
Menjadi Franchise Indomaret
Pada blog kali ini saya akan membahas tentang menjadi Franchise Indomaret yaitu : syarat menjadi frinches, biaya frinches, biaya investasi, dan sebagainya. Mari kita simak bersama -sama .
A. Syarat Menjadi Franchise Indomaret
Jika Anda memutuskan untuk membeli hak waralaba Indomaret, langkah awal yang harus dipenuhi adalah :
1. Warga Negara Indonesia
2. Menyediakan ruang usaha ukuran 120-150 m2 (milik sendiri/sewa)
3. Memiliki NPWP dan PKP, serta kelengkapan perijinan lainnya
4. Investasi peralatan toko dan biaya waralaba
Indomaret akan membantu Anda dalam menyiapkan pengelolaan toko dalam hal :
1. Survey kelayakan tempat usaha dan bantuan mencari lokasi
2. Perencanaan anggaran biaya
3. Studi kelayakan investasi
4. Tata ruang dan perencanaan toko
5. Pengurusan ijin usaha dan NPWP
6. Renovasi ruang usaha
7. Pembelian peralatan toko
8. Seleksi dan pelatihan karyawan
9. Standard kerja dan sistem penggajian karyawan
10. Paket sistem operasional toko dan administrasi keuangan
11. Seleksi dan kredit barang dagangan tanpa bunga dan tanpa jaminan
B. Biaya Franchise
Rp 36.000.000
C. Biaya Investasi
Rp 300.000.000 – Rp 350.000.000
(Franchise Fee, Perijinan, Pembelian, Peralatan Elektronik dan Non Elektronik)
D. Biaya Royalti
Persentase Penjualan Bersih
Penjualan Bersih (Rp)
Royalti
0 - 175.000.000 0%
175.000.000 - 200.000.000. 2%
200.000.000 - 225.000.000. 3%
> 225.000.000. 4%
E. Perhitungan Keuntungan
Investasi awal
Franchise fee untuk 5 tahun Rp 36.000.000
Biaya start up dan promosi Rp 13.500.000
Perizinan dan renovasi Rp 90.500.000
Peralatan toko dan gudang Rp 135.000.000
Pendingin ruangan (AC) Rp 25.000.000
Total investasi awal Rp 300.000.000
Perkiraan pendapatan per bulan
Penjualan (Rp 8.000.000 x 30 hari) Rp 210.000.000
Asumsi keuntungan kotor 11% Rp 23.100.000
Perkiraan pengeluaran perbulan
Biaya karyawan Rp 10.000.000
Biaya operasional (2% omzet) Rp 4.200.000
Biaya royalti (Rp 25.000.000 x 2%) Rp 500.000
Biaya royalti (RP 10.000.000 x 3%) Rp 300.000
Total pengeluaran per bulan Rp 15.000.000
F. Perhitungan Break Event Point (BEP)
Misalkan :
Keuntungan per bulan : A = Rp 23.100.000
Pengeluaran per bulan : B = Rp 15.000.000
Investasi awal : C = Rp 300.000.000
Banyak bulan : n
A x n = ( B x n ) + C
23.100.000 x n = ( 15.000.000 x n ) + 300.000.000
23.100.000 n = 15.000.000 n + 300.000.000
23.100.000 n - 15.000.000 n = 300.000.000
8.100.000 n = 300.000.000
n = 37,5
Jadi, investasi awal akan kembali atau balik modal (BEP) setelah 37,5 bulan atau 3,1 tahun.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar