Sabtu, 21 Maret 2015

Tips memilih bahan dan motif mukena sesuai kebutuhan

Assalamualaikum muslimah cantik.…..

Sebagai seorang muslimah kita diharuskan selalu menjalankan kewajiban kepada Allah SWT. Salah satu kewajiban yang harus dijalankan adalah sholat 5 waktu. Menggunakan pakaian terbaik saat sholat sangatlah penting . Karena sholat tidak hanya memenuhi kewajiban kita sebagai seorang muslimah, tetapi sebagai momen terindah bagi kita untuk bertemu dengan Allah SWT. 

Mukena adalah busana perlengkapan sholat untuk perempuan muslim khas Indonesia. Mukena sendiri merupakan produk budaya khas Indonesia karena ketika itu cara berbusana perempuan Indonesia adalah mengenakan kemben yang memperlihatkan dada bagian atas hingga kepala. Untuk menyesuaikan dengan cara berbusana Islam, maka dibuatlah mukena yang sederhana yang bisa menutup seluruh anggota badan, kecuali wajah dan telapak tangan.

Walaupun bentuk mukena sangatlah sederhana namun mukena memiliki jenis bahan dan model yang bervariasi. Model mukena yang dibuat harus sesuai dengan jenis bahan yang digunakan karena kenyamanan dalam beribadah sangatlah penting untuk menjaga kekhusyukan dalam melaksanakan sholat. 

Bahan mukena yang bermacam-macam, tidak hanya memberikan tampilan yang menawan namun juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Mukena sebaiknya mudah dibawa ke mana pun Anda pergi namun juga harus mudah dijaga kebersihannya untuk menjaga kesucian mukena. Berikut adalah pilihan berbagai bahan mukena yang bisa Anda pilih sesuai dengan keunggulan yang ditawarkan.

· Mukena Sutra

Sutra dikenal sebagai bahan kain yang sangat kuat dan elastis, sehingga ketika dipakai saat sholat tidak mengganggu penggunanya. Selain itu, kain sutra tidak panas di kulit dan juga tidak ikut dingin saat udara di luar sedang dingin. Bahan sutra memberikan tampilan yang berkilau sehingga memberikan kesan yang luks dan tampak tidak hanya bersih namun juga bersinar. Mengingat harganya yang mahal dan kualitas yang diberikan, mukena sutra paling sesuai untuk digunakan saat sholat Ied di hari yang Fitri, dan perayaan besar lainnya.

· Mukena Katun

Untuk pemakaian sehari-hari di rumah, bahan ini sangat sesuai karena katun memiliki tekstur yang kuat dan halus. Katun juga terkenal sebagai bahan kain yang nyaman karena mampu menyerap keringat dan tidak panas saat dipakai. Katun cukup empuk dan tidak kaku sehingga ketika digunakan untuk sholat tidak mengganggu konsentrasi penggunanya. Mukena berbahan ini tidak cocok untuk dibawa bepergian karena ketika dilipat menjadi agak tebal dan lebih berat dibanding bahan lain dan juga jika dicuci tidak cepat kering.

Adapun berikut adalah macam - macam bahan katun :

1. Katun Jepang 

katun jepang umumnya adalah istilah untuk jenis bahan yang terbuat dari combed 100% full cotton, jadi apabila ada yang mengkategorikan bahan cvc adalah bahan katun jepang sebenarnya itu salah. Bagi orang awam yang pertama kali memegang bahan cvc mungkin agak sulit membedakan dengan bahan full katun, tapi akan terasa perbedaannya ketika sudah menjadi sebuah lembaran bedsheet dan digunakan. Umumnya bahan cvc adalah produksi dari tekstil merk lokal, jadi jangan kaget kalau banyak menemukan motif yang biasa ada di bahan katun jepang import di copy di bahan jenis cvc dengan harga lebih murah.

Jenis katun jepang yang full katun sendiri ada bermacam2 , ada yang pabrikan lokal, ada pula yang imported. Dan Tidak Selalu Katun Jepang mempunyai tekstur mengkilat/ shiny . 100% Combed Cotton yang shiny disebut katun sateen. dimana cotton jenis ini telah menggunakan teknik finishing tambahan yang dinamakan 'sateen weave'

Perlu di ingat bahwa sateen bukanlah satin. Banyak orang salah pengertian tentang sateen, Meskipun dua kata tersebut terdengar serupa tapi tidak sama, Sateen adalah suatu proses tambahan dengan menempatkan benang lebih di setiap per inci persegi pada permukaan pintalan benang 100% katun. Sehingga menghasilkan linen berkualitas dengan tekstur yang lembut dan mengkilap. Sedangkan satin sendiri lebih merupakan pintalan serat kain yang bisa terdiri dari nilon, sutra, atau gabungan keduanya.

Sekilas sama seperti kain katun biasa pada umumnya, tetapi jika diperhatikan ada beberapa ciri khusus, yaitu : dibagian sisi ujung bahan terdapat tulisan "japan design" dan atau terdapat kode warna pada kain tersebut. daya serap keringat bagus.harga lebih mahal dari kain katun biasa, permukaan kain lebih halus. warna lebih awet dan tahan lama. sering dan cocok digunakan untuk blouse wanita.

2. Katun Paris Motif 

Sebetulnya katun Paris hampir sama dengan katun Jepang dalam hal :memiliki kode warna pada kain, daya serap keringat bagus, harga relatif lebih mahal, warna dan permukaan kain sama dengan katun Jepang. Perbedaaanya adalah kain katun Paris lebih tipis dibanding katun Jepang. Biasa digunakan untuk blouse wanita.

3. Katun Paris polos.

Katun jenis ini sebenarnya hampir sama dengan katun biasa, hanya saja lebih tipis. Harganya sendiri hampir sama dengan katun biasa, dan katun ini tidak ada kode warna di kainnya. Sering digunakan untuk blouse wanita dan bahan kerudung.

4. Katun Silk/India/Zada

Katun jenis ini ada 2 jenis yaitu yang tipis dan tebal. Ciri-ciri kain katun ini adalah : permukaan kain lebih mengkilap, harga sedikit lebih mahal diatas katun biasa, namun tidak semahal katun Jepang, daya serap keringat paling rendah, warna kilapnya awet meskipun sering dicuci.

5. Katun Minyak

Kain katun ini sama seperti katun lainnya cuma permukaannya terkesan berminyak (kilapnya lain dengan katun silk). Harga sama dengan katun biasa, daya serap keringat lumayan, kilap akan berkurang setelah beberapa kali pencucian.

6. Katun biasa

Motifnya macam-macam : polos, garis, kotak, bunga atau abstrak. Harga relatif lebih murah, tidak ada ciri khusus seperti kode warna, daya serap keringat sedang s/d bagus, tergantung prosentasi bahan katunnya. Warnanya awet meskipun masih dibawah katun Jepang.

7. Katun Kombed /Cotton Combed 

Adalah jenis kain katun yang diproduksi dengan finishing disisir (combed) dengan tujuan agar serat-serat kapas halus dapat dipisahkan sehingga kain yang dihasilkan lebih halus dan tidak berbulu (serat Benang lebih halus, hasil rajutan dan penampilan lebih rata). Kain katun kombed tersedia dalam dua ukuran yaitu 20s dan 30s.

Kain jenis ini biasa digunakan untuk bahan kaos distro-distro bandung.

Katun Kombed 20s adalah kain katun kombed yang terbuat dari Benang yang berukuran 20s.

Katun Kombed 30s adalah kain katun kombed yang terbuat dari Benang yang berukuran 30s.

Kain katun kombed 20s lebih tebal daripada 30s. Sehingga kain katun 30s lebih lemas daripada kain katun 20s.

8. Katun Karded /Cotton Carded 

Berbeda dengan kain katun kombed, kain katun karded tidak disisir pada proses finishing pembuatannya. Oleh karena itu masih terdapat serat-serat kapas halus yang tersisa (serat Benang kurang halus, hasil rajutan dan penampilan bahan kurang rata). Tetapi meskipun begitu kain katun karded memiliki keunggulan harga yang lebih murah dibandingkan kain katun kombed.Umumnya bhn ini digunakan u kaos dg target pasar kelas menengah krn lbh murah.Mskpn memiliki tekstur krng halus ttp tetap nyaman dipakai krn terbuat dr 100% serat kapas alami. Kaos ini cukup menyerap keringat dan tdk panas.

Pada kain katun karded hanya terdapat ukuran 20s,24s,dll berdasarkan jenis benang yg digunakan.

Perbedaan antara kain katun kombed dan karded yang ada di pasaran adalah kain katun kombed lebih tebal daripada kain katun karded.

9. Teteron Cotton / TC 

Bahan kaos ini dari jenis serat campuran,yaitu dari Cotton Combed 35% dan Polyester (Teteron) 65%, dg karateristik : kurang menyerap keringat dan agak panas, lebih tahan kusut dan tdk melar meskipun dicuci berkali kali, bila dibakar menghasilkan abu dan arang. Bahan ini biasa digunakan untuk sprei, hem dan celana.

10. Cotton Viscose /CVC 

Bahan kaos ini juga dari jenis serat campuran, yaitu blending/campuran dari Cotton Combed 55% & Viscose 45%, dg karakteristik : tingkat shrinkage (susut pola) lebih kecil dari Cotton, dan bahan ini termasuk menyerap keringat.

· Mukena Parasut

Mukena yang terbuat dari bahan parasut ini memberikan rasa sejuk dan ringan saat dipakai. Sangat sesuai untuk dibawa bepergian, karena kain parasut memiliki beberapa keunggulan yaitu dapat dilipat dan dimasukkan dalam tas mungil, bahannya sangat ringan, teksturnya memang kusut sehingga tidak perlu takut terlihat lebih kusut lagi setelah dilipat-lipat dan yang lebih penting lagi, bahan kain parasut cepat kering jika dicuci sehingga kebersihan mukena selama di perjalanan dapat terus dijaga.

Sebagian besar pembuat mukena lebih memilih bahan katun dibanding jenis kain lainnya. Karena selain kualitasnya bervariasi, ada yang polos dan ada juga yang bermotif. Motifnya pun beragam ada motif bunga, abstrak, dan lain-lain, ada motif penuh ada pula motif pinggir. 

Saat ini model dari mukena sangatlah beragam, dari model mukena sederhana yang tanpa motif, tanpa hiasan hanya renda biasa di pinggiran mukena dan biasanya warnanya putih. Kemudian mukena bordir, merupakan mukena yang pinggirannya diberi hiasan bordir dan untuk semakin mempercantik mukenanya di tempat tertentu di bagian mukenanya juga diberi hiasan bordir. Untuk anak-anak biasanya menggunakan model mukena katun kreasi, mukena ini biasanya dari katun polos berwarna yang dikreasikan sedemikian rupa sehingga terlihat cantik. Yang terakhir mukena model bergo. Mukena ini bagian kepalanya dibuat seperti jilbab instan, jadi untuk muslimah yang biasa memakai jilbab panjang dapat juga sekaligus sebagai mukena.

Muslimah, untuk memilih mukena sebaiknya diperhatikan beberapa hal, seperti pilih mukena sesuai dengan tujuannya apakah untuk bepergian, di rumah, untuk hadiah, atau untuk mahar. Pilih mukena sesuai dengan kepribadian si pemakai, beberapa motif mungkin cocok dengan orang tertentu tapi tidak untuk yang lain. Pilih mukena sesuai dengan harganya, jangan sampai terlalu mahal atau terlalu murah untuk jenis mukena yang sama artinya pintar- pintarlah melihat kisaran harga. Mudah-mudahan tips yang saya buat ini dapat membantu anda sekalian dalam memilih mukena yang sesuai..

Terimakasih…..

Wassalamualaikum..


Salam…

Aidah Murdikah

3 komentar:

  1. Makasih ya tips dan trik nya. Kalo menurut aq mukena dikatakan berkualitas dilihat bukan hanya dari bahan/kainnya saja, tapi juga dari keserasian paduan warna, mode, dan proses pengerjaannya, rapi atau tidak jahitannya. kayak hijab dari PRODUSEN MUKENA KATUN JEPANG mbak. coba liat aja di web nya ini www.mukenadistro.com..

    BalasHapus
  2. Makasih ya tips dan trik nya sis, jangan lupa mampir ke toko jilbab saya ya di www.nggemesin.com

    BalasHapus
  3. Thanks for sharing.. Butuh macam macam kain berkualitas dengan harga murah?.. Kunjungi toko kain online kami dan dapatkan penawaran menarik lainnya.. Regards : Fitinline..

    BalasHapus